I post random thoughts.

Saturday, July 18, 2015

Rabu, 15 Juli 2015.

Jadi gini...

Hari Rabu aku berbelanja di sebuah minimarket dan di dalam minimarket itu ada beberapa anak laki-laki. Si mbak penjaga kasir bukannya menjaga kasir malah mengawasi anak-anak itu, dari dekat. Entah diawasi karena apa, mungkin takut mencuri kali ya? Mereka tampak lama memilih barang yang akan mereka beli, mungkin itu yang menjadi alasan orang-orang sana mencurigai mereka? Entahlah. Yang jelas aku sangat sangat tidak suka orang seperti mereka diperlakukan seperti itu. Maaf, penampilan mereka memang agak kusam, tapi penampilan tidak mencerminkan apa yang ada di dalam hati kan? Tidak semua yang berpenampilan kusam itu orang jahat kan? Bagaimana dengan mereka yang berjas dan berpakaian branded tetapi mencuri uang negara?

"Don't let appearances fool you. There's always only one reality!"—1Q84

Mungkin anak-anak itu tidak tahu kalau mereka sedang dicurigai. Aku yakin, hati mereka masih bersih sehingga mereka tidak mempunyai anggapan bahwa orang di sana mencurigai mereka, tidak seperti orang-orang di sana yang hatinya entah dikotori oleh apa sehingga bisa dengan mudahnya menganggap anak sekecil mereka ingin mencuri.

Pikir mbak / mas, mereka memang masih kecil, masih di bawah umur, belum berpenghasilan seperti mbak / masnya, tapi mereka mempunyai otak, mereka tidak akan mencuri, meskipun mbak / masnya tidak mengawasi mereka pun mereka tidak akan mencuri karena masih ada Tuhan yang selalu mengawasi. Sedih aja ngeliat anak-anak itu dicurigain gitu dan waktu mereka mau ke kasirnya mereka balik lagi karena uangnya gak cukup. Aku udah keluar duluan, tapi aku mendengar dengan jelas bahwa mbak penjaga kasir menyuruh mas-masnya untuk mengawasi anak-anak itu lagi. Dan yang bikin aku sedih adalah cara si penjaga kasir memperlakukan seorang pembeli. Mbak penjaga kasir dengan sinis melihat ke arah mereka, sangat berbeda ketika melayani ibu-ibu yang belanjaannya banyak. Bagaimanapun, pembeli adalah raja kan? Sedikit atau banyak yang mereka beli, bukankah mereka tetap raja? Bukankah harus dihormati? Aku yakin, kalau mbak / masnya punya keluarga seperti anak-anak itu dan dicurigai seperti pencuri, mereka akan marah dan gak terima.

Perlakukan orang sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Bulan Ramadhan gak baik suudzon sama orang lain. :)

Sincerely, Kyuto Karen.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Rabu, 15 Juli 2015.

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir. Silakan tinggalkan jejak dengan cara berkomentar di kolom komentar. Kalau ada waktu pasti dikunjungi balik. Salam! :)

Copyright © 2016 Kyuto Karen