I post random thoughts.

Friday, August 14, 2015

#LoveWins

Kata-kata di atas pasti sudah tidak asing kan? Kata-kata di atas memang sedang tenar-tenarnya. Gak cuma #LoveWins aja yang sedang tenar, ada juga icon pelangi di social media. Semua itu ada hubungannya dengan pelegalan same sex marriage di Amerika sana. Eh telat banget ya kalau bahas ini sekarang? Wong pelegalannya sudah sejak 29 Juni 2015 lalu kok bahasnya sekarang. Sebetulnya gak begitu telat sih... tulisan ini kubuat saat awal Juli dan hanya kusimpan di notepad. Alias baru ingat kalau pernah nulis ini, hueheuehe.

Sabeb deh.

Meskipun kata-katanya terdengar positif: Love Wins, namun tidak semua yang menyikapinya dengan positif, banyak yang menentang pelegalan same sex marriage. Aku sendiri bukan pendukung dan juga bukan penentang. Aku sendiri tahu bahwa agamaku melarang mencintai sesama jenis, namun tidak ada alasan bagiku untuk membenci pecinta sesama jenis. Siapalah saya ini? Berani-beraninya menentang kekuatan cinta yang mereka miliki. Aku merasa jahat jika harus jijik dan benci dengan mereka para pecinta sesama jenis. Menurutku, mencintai sesama jenis bukanlah hal kriminal sampai-sampai harus dijauhkan dan diilegalkan. Mana yang lebih jahat, pria memegang tangan pria, atau pria memegang pistol?

Eh tapi gak semua yang pegang pistol untuk kejahatan, ya...

Some people said "LGBT is hated by God."
Menurutku, tidak mungkin Tuhan membenci ciptaan-Nya sendiri. Mana yang lebih dibenci Tuhan, orang yang mencintai sesama jenis, atau orang yang membenci orang lain karena mencintai sesama jenis? Wong membenci aja udah salah apalagi membenci karena alasannya yang gak logis. Jika kalian merasa bahwa LGBT adalah salah, kalian boleh-boleh aja kok memberi arahan kepada mereka. Dengan catatan: jangan berlebihan. Sex orientasi itu urusan pribadi. Aku sendiri gak akan membicarakan mengenai sex orientasi mereka, sekalipun aku sangat akrab dengan mereka.

Aku tidak punya hak untuk menghakimi mereka, berteriak bahwa mencintai sesama jenis itu dosa. Jika memang dosa, itu dosa mereka, bukan dosaku. Tidak ada untungnya atau ruginya bagiku jika orientasi sex mereka berbeda ataupun sama denganku.

Aku kenal dengan beberapa orang yang memiliki sex orientasi berbeda denganku. Mereka sama sekali tidak mengganggu bagiku. Mereka tidak pernah mengajakku untuk merubah sex orientasiku, mereka sangat menghormatiku. Mereka sangat open-minded.

Aku sendiri gak peduli apapun sex orientasi mereka, asal mereka bisa menghormatiku, aku merasa nyaman dengan mereka. Jangan merasa takut untuk dekat dengan orang yang memiliki sex orientasi yang berbeda dengan kita, percayalah, mereka juga tidak akan menyuruh kalian untuk mengikuti mereka. Atau merasa takut karena takut mereka menyukaimu? Hey, wake up! Lol. Percaya dirimu tinggi juga ya?

Maaf jika ada kesalahan kata-kata, niatku hanya ingin menuangkan opiniku, maaf jika menyinggung perasaan. Tulisan ini kubuat bukan untuk menyinggung pihak manapun, ya. Tulisan ini kubuat karena aku hanya ingin menuangkan opiniku saja.

Sincerely, Kyuto Karen.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : #LoveWins

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir. Silakan tinggalkan jejak dengan cara berkomentar di kolom komentar. Kalau ada waktu pasti dikunjungi balik. Salam! :)

Copyright © 2016 Kyuto Karen