I post random thoughts.

Sunday, December 13, 2015

Ask.fm, Apa, sih?

Ask.fm. Siapa sih yang gak kenal ask.fm ini? Situs tanya-bertanya yang lagi ngetrend di kalangan muda (sebetulnya udah ngetrend sejak 2 tahun yang lalu). Ask.fm ini bukan hanya sekadar situs tapi ada juga aplikasinya yang kamu bisa download di app store. Lah, jadi ngiklan. Sebetulnya niat gue bukan untuk memperkenalkan ask.fm ini kepada kalian karena gue yakin kalian pun sudah gak asing lagi sama ask.fm ini. Oke, jadi niat gue adalah sekadar ingin menuangkan opini gue mengenai ask.fm ini.

Oke. Ask.fm terkenal akan fiturnya, yaitu anonymously question. Apa sih anonymously question ini? Iya, jadi, si penanya ini bisa bertanya kepada orang lain tanpa diketahui identitas si penanya. Pastinya fitur itu sangat menguntungkan bagi para dedek emesh yang sedang menaksir kakak kelasnya. Mereka bisa dengan sangat mudah mendapatkan informasi mengenai orang yang mereka sukai atau bahkan sekadar kepo-kepo tak berfaedah. Mungkin itulah salah satu manfaat dari anonymously question namun ada juga akibat dari anonymously question ini. Fitur anonymously question ini sering kali disalahgunakan oleh sejumlah makhluk-makhluk tak bertanggung jawab. Mereka memanfaatkan fitur anonymously question ini untuk membully bahkan menghakimi seseorang. Kalau kamu gak suka atau bahkan benci sama seseorang kamu bisa bully mereka lewat ask.fm. Begitulah kira-kira. Itulah alasan mengapa gue gak mau membuat akun ask.fm. Gue pribadi lebih prefer ke yahoo answer, sebab yahoo answer itu kayak forum gitu. Kita melemparkan pertanyaan lalu siapapun bisa menjawabnya, jadi pertanyaan ini gak ditujukan untuk seorangan dan yang pastinya gak ada fitur anonymously di yahoo answer ini. Even lo mau buat fake account sekali pun, lo gak bakal bisa kepoin orang yang lo taksir atau ngebully orang yang lo gak suka. Tapi ya pertanyaan yang diajukan di yahoo answer ini bersifat umum dan bukan personal kayak, "Kak, tau xxxxxx gak? Dia kayak gimana sih?". Aduh, dedek emesh banget.

Gue sendiri gak punya ask.fm tapi kok gue bisa tau ask.fm kayak apa bentuknya? Beberapa teman gue menggunakan ask.fm dan gue melakukan observasi lewat mereka dan gak jarang gue stalking profilnya dia yang tak akan pernah bisa dimiliki. Aeh, sadap betul.

Akhir 2013 gue sempat berpikiran untuk membuat ask.fm tapi gue pikir lagi... untuk apa gue buat akun ask.fm? Lagipula gak akan ada yang mau kepoin hidup gue dan gue juga gak tau harus kepoin siapa. Seperti yang gue katakan tadi bahwa gue lebih prefer yahoo answer karena menurut gue yahoo answer lebih comfortable aja gitu. Mungkin karena gak ada fitur anonymously? Ah, tapi kan fitur ini bisa dimatiin kan? Yah, nggak tau juga. Itu opini gue aja sih.

Ribet aja gitu kalau kita harus tanyain orang satu-satu untuk mendapatkan sebuah pendapat, kalau yahoo answer kita hanya perlu melemparkan sebuah pertanyaan lalu dijawab oleh beberapa penjawab. Meski lo mengajukannya hanya sekali tapi akan dijawab oleh lebih dari satu orang. Lebih efektif aja untuk orang yang suka banget mintain pendapat orang lain mengenai suatu hal.

Dan, di ask.fm ini ada yang namanya fitur "like" jadi setiap kali kita ngelike jawaban seseorang, jawaban itu juga akan muncul di timeline orang lain yang ngefollow akun ask.fm kita. Mending kalau yang dilike jawaban berfaedah, lah, kalau yang dilike "likers get?", gimana? Cukup annoying.

Ya. Meskipun ada beberapa hal yang membuat gue kurang nyaman dengan ask.fm, mungkin bukan ask.fmnya yang kurang nyaman melainkan pengguna ask.fmnya yang membuat fitur-fitur di ask.fm menjadi annoying. Tapi gue akui, ask.fm emang cukup membantu dengan fitur anonymously question yang bisa dipakai oleh orang yang lagi naksir secara diam-diam. Tapi jangan disalahgunakan, ya? Haha.

Oke. Itulah opini gue mengenai ask.fm. Serius, awalnya gue kira ask.fm adalah situs radio online gitu... jika ada kesalahan informasi mengenai ask.fm atau mungkin kalian gak setuju dengan opini gue, boleh kok dituangkan dengan bahasa yang santun nan elegan. Cmiiw ya.

Sincerely, Kyuto Karen.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Ask.fm, Apa, sih?

4 komentar:

  1. Kebanyakan fitur anonymous buat cewek malah mendatangkan pertanyaan satir haters macam "Di foto mulus, aslina banyak jerawatnya" bla bla bla. Buat cowok sih, kita bikin akun ask.fm bukan untuk menjawab pertanyaan. Tapi untuk mencari tahu gebetan.
    Btw maen juga dong ke http://www.rifalnurkholiq.com/2015/09/20-sindiran-untuk-generasi-pengguna.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, tau banget ya? Iya, nanti dikunjungi ya.

      Delete
  2. Aku tau banget ini situs. Hits banget. Tapi sayang aku juga sama ga tertariknya kayak kamu untuk buat account di ask.fm. Bingung nanti mau nanya apaan, terus nanti jadi alay lago deh aku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, iya. Percuma bikin kalau gak ada yang nanya. Yak. :(

      Delete

Terima kasih sudah mampir. Silakan tinggalkan jejak dengan cara berkomentar di kolom komentar. Kalau ada waktu pasti dikunjungi balik. Salam! :)

Copyright © 2016 Kyuto Karen