I post random thoughts.

Saturday, April 30, 2016

Pelarian ke Bandung.

   Sudah sebulan lebih beberapa hari gue gak ngeblog jadi makin goblog. Nggak. Maklum, pikiran lagi gak bisa diajak nyari ide. Pikiran udah macem rumah yang ditinggal penghuninya, berantakan. Kayak kendaraan yang tersesat, gak tau mau dibawa ke mana ini pikiran.
    


   Dalam waktu sebulan itu gue coba untuk menenangkan pikiran dengan cara apa pun. Mulai dari mengurangi aktifitas berpikir terlalu berat, mengurangi tidur larut malam, karena kalau tengah malam pikiran gue makin gak karuan. Selain itu, gue juga sedikit refreshing dengan cara nonton dorama-dorama luvchu dan baca novel. Sampai akhirnya, gue betul-betul menemukan cara menenangkan pikiran dengan cara yang lebih ampuh: pergi ke tempat di mana gak ada satu pun yang mengenal gue. Meski perginya hanya satu hari dan bersama teman sekelas, but, it's ok lah. Asal gue bisa lari meninggalkan beban pikiran gue. Mau tahu ke mana gue pergi? Ke Bandung. Meski gak jauh-jauh amat.
   

   Bandung, menurut gue adalah kota pelarian yang cukup oke. Gue sudah hampir 3 kali ke Bandung, tapi yang paling berkesan menurut gue adalah perjalanan beberapa waktu yang lalu.
    

   Gue berangkat pada tanggal 20 April 2016. Itu tepat di hari Rabu.
    

   Bandung adalah kota yang indah. Kota-kota lainnya di Indonesia pun begitu. Tapi Bandung memiliki kelebihannya tersendiri yang membuat Bandung lebih khas dibanding kota-kota indah di Indonesia. Bandung sejuk, Bandung tenang, Bandung damai. Wali kotanya pun begitu. Ridwan Kamil. Sejauh ini gue suka dengan kinerja beliau dalam memimpin kota Bandung. Menurut gue, Ridwan Kamil telah berhasil. Setidaknya ia telah berhasil membuat gue jatuh cinta kembali dengan kota Bandung.

     Ditambah lagi, Bandung merupakan latar dari sebuah novel kesukaan gue, yaitu Dilan, gue jadi semakin excited. Sejak perjalanan gue beberapa waktu lalu, gue jadi ingin kembali lagi ke Bandung. Menjelajahi Bandung lebih lama. Kalau bisa dan boleh, gue ingin tinggal di Bandung. Bersama seseorang yang kehadirannya selalu gue nanti.



Sincerely, Kyuto Karen.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pelarian ke Bandung.

12 komentar:

  1. bandung emang gokil. salah satu kota terbaik sih, maklum walikotanya arsitek pandai gitu. dorama apaan? my boss my hero coba tuh, asik lucunya.. hohoho

    ReplyDelete
  2. Coba perginya sendiri, kan makin nggak ada yang kenal hehehe. Btw aku juga suka bandung.

    ReplyDelete
  3. Bandung itu kota indah, layaknya sebuah surga dunia, dengan para bidadari-bidadari yang cantiknya bikin pusing kepala :")

    ReplyDelete
  4. waduh jangan dong bandung jadi pelarian, sayang kulinernya dan taamnnya yg indah bisa jadi tempat istimewa untuk dikunjungi

    ReplyDelete
  5. 3 kali ke Bandung misi ane nyambangin taman2 tematik yg ada di sana selalu gagal muluk
    Tp enak sih buat pelarian.. jalan sendiri muter2 kota gitu gan :D

    ReplyDelete
  6. NICE ARTIKEL, salam blogger :)

    silahkan berkunjung balik di blog saya
    - http://pusatgameplaystation.blogpsot.com
    - www.dzikirsm.web.id

    ReplyDelete
  7. Iyaa. Bandung terbaik, walikotanya juga terbaik.

    ReplyDelete
  8. Suatu hari nanti pasti pergi sendiri! :D hehehe, kita sama.

    ReplyDelete
  9. Setuju! Bandung: surganya para bidadari.

    ReplyDelete
  10. Kulinernya enak-enak. Kalau tamannya belum pernah ngunjungin.

    ReplyDelete
  11. Wah, sama kita udah 3 kali ke Bandung. Jangan sendirian juga, ketauan jomblonya. :((

    ReplyDelete
  12. Hai, salam kenal! Sudah dikunjungi, hehe. Artikelnya menarik.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah mampir. Silakan tinggalkan jejak dengan cara berkomentar di kolom komentar. Kalau ada waktu pasti dikunjungi balik. Salam! :)

Copyright © 2016 Kyuto Karen