I post random thoughts.

Saturday, July 23, 2016

Jadi Anak IPS.

Beberapa hari yang lalu beberapa masyarakat Indonesia memasuki hari pertama sekolah setelah libur yang panjang, alias memasuki ajaran baru. Ya. Gue merupakan siswa SMA dan hamdallah, gue naik kelas. Jadi, sekarang gue kelas 2. Kalau di SMA gue masih menggunakan KTSP jadi penjurusannya di tahun kedua, bukan di tahun pertama seperti yang diberlakukan dalam K13. Terkesan jadul, ya? Iya, gapapa! Gue senang pake KTSP. Nggak. Gue senang ketika gurunya ngoceh ke sana ke mari dan gue bisa bobo luvchu di kelas.


Ya. Seperti yang gue bilang tadi, di sekolah gue penjurusannya di tahun kedua, dan beberapa hari yang lalu, bertepatan pada hari pertama masuk sekolah, gue mengetahui jurusan gue. Gue dapet IPS. Iya, IPS, lho! Yeee, seneng! Apa yah lekukan galon.


Ya. Gue dapet IPS. Teman-teman gue sendiri ada yang dapet IPA dan ada yang dapet IPS, dan sialnya, masing-masing kita yang sama jurusannya gak ada yang satu kelas. Yaudah, jadi kita terpisahkan. Tapi sebetulnya ada positifnya, sih: biar bisa punya banyak teman. Tapi, gue gak bisa merasakan hal positif itu. Ah, mungkin belum. Gak tahu. Aku gak tahu.


Gitu, deh. Kelas baru, teman-teman baru, gak ada yang gue kenal. Ada, sih, yang satu kelas sama gue sewaktu kelas 1 dulu, tapi gue gak akrab sama mereka, bahkan ngobrol seadanya.


Entah gue lagi sial atau gimana, ya, di hari pertama masuk kelas yang aliasnya hari kedua masuk sekolah, gue kesiangan. Alhasil gue gak bisa milih teman sebangku dan dapet sisanya. Tapi sebetulnya doi asik, kok, menurut gue. Memang ada hal negatif dari diri doi yang gue dan bahkan orang-orang gak suka, tapi dia tetap punya hal positif.


Hamdallah, sih, meski gue jelek begini masih ada yang ngajak gue. Meski yang ngajak letak tempat duduknya gak jauh-jauh dari letak tempat duduk gue. Hahaha, menyedihkan. Ya, gitu. Akhirnya gue diajak sama doi ngobrol sama teman-temannya sewaktu kelas 10 dulu (kebetulan teman-teman gue sewaktu kelas 10 lagi pada sibuk ngurus demo ekskul, gitu. gue nggak ngurus demo ekskul. bukan karena gue gak punya ekskul, tapi karena gak dianggap. ye dah). Doi dan teman-temannya memang SKSD tapi sesungguhnya itulah model teman yang kubutuhkan karena aku adalah seorang tsundere yang malu-malu tai untuk memulai duluan. Hahaha. :’)


Gitu, lah. Gue gak tahu bakal gimana gue di kelas ini. Semoga menyenangkan dan orang yang tidak menyenangkan segera lenyap! Aamiin.




Sincerely, Kyuto Karen.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Jadi Anak IPS.

14 komentar:

  1. woiaaaw gue dulu juga ips!! calon calon pemimpin itu anak ips.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuih! Hai, Kakak alumni IPS! Pemimpin apa dulu, nih? Pemimpin rumah tangga?

      Delete
  2. Haha.. Gue dulu ipa. Tapi masing-masing jurusan bagus sih.. Selamat yoo..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, tergantung bagaimana siswa yang menjalaninya.

      Delete
  3. Selamat mba...kesasar kemari. Nama blognya lucu. Inspirasi dari melancholy of suzumiya haruhi ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, Saya. Iya, terinspirasi dari itu, haha. Nama blognya lucu? Yang punya blog juga gak kalah lucu! XD

      Delete
  4. selama aku sekolah (termask awal-awal) aku gak pernah ngerasa kayak gitu
    heuheuheu

    ReplyDelete
  5. kadanag awal masuk sekolah dan kita banyak belum kenal sanagt banayk pikran jelek ahnay gaar2 gak di sapa, tapi berlalu waktu , malah kadang jadi kompak dan seru karena makin mengenal teman

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, betul banget. Sekarang, hamdallah, udah mendingan.

      Delete
  6. Ping.
    Untung anak SMK. Ahaha, jadi penjurusannya mulai dari awal masuk. Cuma ya gitu, pelajaran sejarahnya diulang-ulang terus. Maklum, K13. wkwkw

    Makasih udah berkunjung ke blog saya sblmnya, btw.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, anak SMK! Ha ha ha. Iya, enak gitu penjurusan dari awal. Yo, makasih juga, btw.

      Delete
  7. Aku dulu juga ambil IPS, golongan minoritas di sekolahku yang mayoritas eksakta. Yang penting kita tahu minat kita apa. Toh kita yang menjalani. Selamat jadi anak IPS yang sukses, ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, betul. Terima kasih, Mbak Triani! Sukses juga untuk Mbak Triani. :)

      Delete

Terima kasih sudah mampir. Silakan tinggalkan jejak dengan cara berkomentar di kolom komentar. Kalau ada waktu pasti dikunjungi balik. Salam! :)

Copyright © 2016 Kyuto Karen